Kamis, 08 Oktober 2015

Nick Vujicic


Nick Vujicic terlahir sebagai seorang yang cacat, tanpa tangan dan kaki, awalnya Nick mengalami depresi. Bahkan ia sempat ingin bunuh diri pada usia 8 tahun. Pada usia 10 tahun pun ia sempat mencoba menenggelamkan dirinya. Namun ia sadar, bahwa hidup harus disyukuri, apapun yang kita miliki. Ia belajar nulis dengan menggunakan jari-jari kaki kirinya yang kecil, Dia juga belajar menggunakan komputer dengan tumit dan kaki kecilnya. 


Nick sadar kekurangannya tidak harus disesali. Ia pun terus belajar dan melakukan yang terbaik dalam hidup. Bahkan Nick terpilih menjadi kapten di sekolah dan ia juga bekerja sama dengan dewan mahasiswa untuk kegiatan amal. Di umurnya yang ke 17 ia mulai mendirikan organisasi non-profitnya. Pada tahun 2005, Nick masuk nominasi dalam "Young Australia of The Year" Award. 



Nick Vujicic lulus dari universitas dengan dua jurusan, akuntansi dan perencanaan keuangan. Ia memulai karirnya sebagai seorang motivator. Ia pun memberikan motivasi ke berbagai negara. Bahkan ia telah berbicara di lebih dari 24 negara. Nick menikah dengan seorang wanita keturunan Jepang bernama Kanae Miyahara pada tanggal 12 Februari 2012. Kanae Miyahara bertemu dengan Nick Vujicic ketika Nick berada di Texas pada tahun 2008 ketika mengisi sebuah acara dimana ia sebagai pembicara. Dari pernikahannya tersebut,  ia kemudian dikaruniai seorang anak laki-laki yang diberi nama Kiyoshi James Vujicic. 




Kisah hidupnya yang inspiratif membuat Oprah Winfrey Show mengundangnya sebagai bintang tamu. Ia juga menulis buku pertamanya yang berjudul "Life Without Limits", dan beberapa buku lainnya. Ia juga muncul dalam film pendek "The Circus Butterfly". Film tersebut sukses dan memenangkan beberapa penghargaan.






2 komentar:

  1. Sungguh menarik jika kita cermati kisah perjalanan dari motivator ini.
    Terlahir dengan kondisi fisik yang serba terbatas, namun tetap mengucap syukur atas segala yang Tuhan berikan bagi dirinya.
    Seharusnya kita merasa 'malu', andaikan diri kita sering merasa berkekurangan dan tidak mengucap syukur atas segala yang telah kita terima sekarang.

    Tulisannya bagus.
    Mengajak para pembaca untuk merefleksikan diri dari kisah hidup Nick Vujicic.

    Saran saya, coba angkat kisah hidup dari Malala Yousafzai :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih atas komentarnya bro
      untuk sarannya saya usahakan mengangkat kisah tersebut

      Hapus